Karo Foundation

KARO FOUNDATION MEMBUKA KERJA SAMA DENGAN INVESTOR DARI BERBAGAI NEGARA (Turki, Belanda, Singapura, dan China) UNTUK PEMBANGUNAN JALAN TOL MEDAN-BERASTAGI

Share: Facebook Twitter Whatsapp LinkedIn 👁 298 views
KARO FOUNDATION MEMBUKA KERJA SAMA DENGAN INVESTOR DARI BERBAGAI NEGARA (Turki, Belanda, Singapura, dan China) UNTUK PEMBANGUNAN JALAN TOL MEDAN-BERASTAGI

Dalam semangat kolaborasi dan koordinasi intensif, Karo Foundation terus mengakselerasi langkah strategis guna mendorong percepatan pembangunan Jalan Tol Medan–Brastagi. Gerakan ini dilakukan langsung di bawah arahan Ketua Karo Foundation, Bapak Letjen (Purn) TNI Musa Bangun, bersama Ketua Harian Bapak Miko Ginting dan Sekretaris Umum Bapak Analgin Ginting, sebagai bentuk komitmen nyata terhadap pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat.

Fokus utama saat ini diarahkan pada penjajakan kerja sama lintas sektor dengan berbagai pihak eksternal yang memiliki kapasitas kuat dalam dukungan teknis, pembiayaan, dan pengembangan infrastruktur. Dalam rangka itu, Karo Foundation telah melakukan diskusi dan komunikasi awal dengan calon mitra internasional dari Turki, Belanda, Singapura, dan China, serta menggelar perjumpaan strategis dengan Islamic Bank sebagai bagian dari upaya membuka akses pendanaan global yang kredibel dan berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan proyek pembangunan Jalan Tol Medan–Brastagi sebagai infrastruktur strategis yang tidak hanya memperkuat konektivitas wilayah, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi, pariwisata, investasi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Karo dan Sumatera Utara secara menyeluruh.

Komitmen tersebut semakin diperkuat melalui peran aktif Pilar 3 Infrastruktur yang diketuai oleh Ir Budianto Surbakti, MM bersama Dr Ir Iskandar Purba serta Anton Kacaribu SE, Akt, MMPP, CPA (Aust). Pilar ini menunjukkan sikap proaktif dalam membuka ruang dialog, komunikasi, dan kolaborasi dengan berbagai mitra potensial, baik nasional maupun internasional, sebagai bagian dari strategi besar menghadirkan konektivitas wilayah yang modern, terintegrasi, dan berdaya saing tinggi.

Pembangunan Jalan Tol Medan–Brastagi tidak lagi diposisikan sekadar sebagai proyek fisik, tetapi sebagai simbol transformasi kawasan, penguatan daya saing regional, serta tonggak penting menuju pembangunan Sumatera Utara yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.AK

Comments

Leave a Comment