Karo Foundation

Diaspora Karo Bersatu di HUT ke-80 Kabupaten Karo, Tekankan Pemberantasan Judi dan Narkoba demi Pembangunan

Share: Facebook Twitter Whatsapp LinkedIn 👁 81 views
Diaspora Karo Bersatu di HUT ke-80 Kabupaten Karo, Tekankan Pemberantasan Judi dan Narkoba demi Pembangunan

Prof Dr Sukaria Sinulingga

KABUPATEN KARO,- Kehadiran sejumlah tokoh diaspora Karo dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kabupaten Karo pada 7–8 Maret 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama membangun daerah menuju masyarakat yang unggul dan sejahtera berkelanjutan.

Dalam forum diskusi bersama Pemerintah Kabupaten Karo, para tokoh yang hadir memberikan berbagai masukan strategis sesuai dengan bidang keahlian masing masing. Kehadiran mereka dinilai sebagai bukti kuat bahwa diaspora Karo tetap memiliki kepedulian besar terhadap masa depan Tanah Karo.

Beberapa tokoh yang hadir antara lain Letjen TNI (Purn) Musa Bangun selaku Ketua Karo Foundation, Komjen Nico Afinta Sukapiring yang saat ini menjabat Sekretaris Kementerian Hukum, Dr. Badikenita Sitepu anggota DPD RI, Jhoni Ginting Penasehat Utama Menteri ATR/BPN, Brigjen Pol Tama Sri Ulinta Tarigan, Hakim Agung, Barata Berahmana, serta Norman Ginting Direktur Operasional PT Pertamina Power.

Turut hadir pula Andi Joko Direktur PT Pertamina Geothermal Energy, Yanta Gurky Ketua DKIR, Erik Tarigan dari PT WIKA, Boy Andika Mamana Sitepu anggota DPR, Ir. Makmur Ginting, serta Ir. Jonatan Tarigan. Dalam kesempatan ini Jonatan Tarigan juga menyerahkan 2 buah buku (Heroisme Kejuangan “Wisata Sejarah” Di Palagan Karo Area dan Mewujudkan Wisata Gunung Api, Karo Vulcano Park, Di Kabupaten Karo, Yang Making Money)  kepada Bupati dan Wakil Bupati Karo usai menyampaikan paparan tentang Heroisme Karo Area.

Berbagai gagasan yang disampaikan para diaspora tersebut telah didokumentasikan untuk menjadi bahan penyempurnaan program strategis pembangunan Kabupaten Karo ke depan.

Salah satu isu yang menjadi perhatian serius dalam diskusi adalah meningkatnya penyakit sosial di tengah masyarakat, khususnya perjudian dan peredaran narkoba. Hal ini secara tegas disampaikan oleh Letjen TNI (Purn) Musa Bangun.

Menurut Musa Bangun, pemberantasan penyakit sosial merupakan prasyarat penting bagi keberhasilan pembangunan daerah.

“Jika penyakit sosial seperti judi dan narkoba tidak diberantas secara serius, maka pembangunan akan sulit mencapai hasil yang optimal,” ujarnya.

Foto kebersamaan Diaspora Karo bersama Bupati dan Wakil Bupati merayakan HUT ke-80 Kabupaten Karo, penuh dengan rasa syukur dan kedekatan emosional.

Diskusi tersebut menyimpulkan bahwa upaya pemberantasan penyakit sosial tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat keamanan semata. Diperlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, mulai dari keluarga, lembaga pendidikan, hingga lembaga keagamaan.

Sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan diyakini menjadi kunci untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan kondusif bagi pembangunan.

Dalam kesempatan itu, Musa Bangun juga menegaskan bahwa keberadaan Karo Foundation merupakan salah satu bentuk nyata kontribusi diaspora untuk kemajuan daerah.

Ia mengajak seluruh diaspora Karo di berbagai daerah dan sektor untuk terus berpartisipasi aktif dalam pembangunan Kabupaten Karo.

Comments

Leave a Comment